Drone lagi, drone lagi. Memang ya, ngomongin drone itu nggak pernah ada habisnya. Mulai dari bentuknya yang keren dan atraktif, variasi harganya, ragam fitur yang menjadi keunggulannya, hingga masalah yang umumnya muncul. Padahal, pemanfaatannya sendiri bisa dibilang 'sudah tidak asing lagi'.
Sekadar untuk menyegarkan ingatan. Seperti yang dirangkum dari wikipedia.org, drone atau pesawat nirawak (english= Unmanned Aerial Vehicle atau disingkat UAV), adalah sebuah mesin terbang yang difungsikan melalui remote control oleh pilot. Dahulu, penggunaan terbesar pesawat ini adalah dari bidang militer. Tapi kini, kamu bisa memanfaatkannya untuk kepentingan komersil, sampai sekedar ber-selfie ria. Jadi, secara garis besar, drone terbagi ke dalam dua peruntukkan: Militer dan Komersial.
Drone memliki ukuran, konfigurasi dan karakter (spesifikasi) yang bervariasi. Kerennya, ada beberapa jenis drone komersial yang besarnya hanya seukuran telapak tangan orang dewasa. Spesifikasinya yang bervariasi, semakin mudah dioperasikan berkat penggunaan remote control dan baterai isi ulang.
- Bangkitnya tren penggunaan drone
Drone, baik Quadcopter (4 baling-baling) atau Hexacopter (6 baling-baling), memang difungsikan untuk membantu memudahkan proses pengambilan gambar, yang lokasinya lumayan sulit ditempuh oleh manusia. Jadi, nggak aneh kalo banyak rekan-rekan fotografer dan wartawan, khususnya yang tinggal di luar negeri, memanfaatkannya untuk mendapatkan berita di area konflik. Namun, bagi para hobbyist, drone banyak dipakai untuk mengambil foto selfie, balapan atau hiburan demi 'membunuh' rasa bosan.
Percaya atau tidak, sebagian besar masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri, meyakini bahwa drone mampu menangkap angle-angle keren, yang cukup sulit dilakukan oleh kamera atau video konvensional. Hasil ini didapatkan dari video-video dan juga ulasan-ulasan para pengguna drone di YouTube, serta beberapa artikel pendukung lainnya.
Fungsinya yang 'membludak' ini menjadi salah-satu alasan penentu mengapa drone PANTAS dimiliki. Yang pasti, meski harganya terbilang mahal, banyak juga kok drone yang dijual dengan harga manusiawi alias ramah kantong. Balik lagi, semuanya tergantung kebutuhan. Kecuali, nominal dana yang kamu miliki memang udah nggak berseri lagi :)
- Memaksimalkan fitur keunggulannya
Yang perlu kamu pahami adalah, setiap kelebihan yang diusung, biasanya sebanding atau sejajar dengan harga yang ditawarkan. Jadi, biasakan untuk melakukan riset -meskipun hanya kecil-kecilan-, atau melihat, bahkan kalau bisa mencoba drone yang dimaksud secara langsung, sebelum akhirnya memantapkan diri untuk membelinya. Cara ini juga membantu meminimalisir kemungkinan munculnya rasa menyesal, usai membeli drone yang dipilih.
MAU MERASAKAN EXPERIENCE DRONE SECARA LANGSUNG? Segera kunjungi shop-shop, berikut ini: Dimana Ada Toko Wellcomm?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar